contoh kalimat buddhist culture
- Nepalese Painting marks the beginning with the religious paintings of Hindu and Buddhist culture.
Seni lukis Nepal berkembang dari lukisan-lukisan religius yang dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu dan Budha di Nepal. - The five-storey temple is known for its extensive collections on Buddhist culture, art and history.
Kuil dengan lima lantai ini tersohor akan koleksi budaya, seni, dan sejarah agama Buddha nan megah. - After Japan imported Buddhist culture, many temples had saunas, which were available for anyone to use for free.
Setelah Jepang menerima ajaran Buddha, banyak kuil memiliki pemandian dan sauna yang boleh digunakan oleh musafir, pengelana, atau siapa saja secara gratis. - Immerse yourself in Buddhist culture at The Buddha Tooth Relic Temple & Museum, which also houses a teahouse and theatre.
Tambah wawasan Anda mengenai kebudayaan agama Buddha di Buddha Tooth Relic Temple & Museum, yang juga memiliki tempat minum teh serta teater. - CHIBC was founded in 1956 and primarily active in promoting Buddhist culture mainly through publishing journals, such as the periodical Humanity Magazine.
CHIBC didirikan pada tahun 1956 dan dan terutama aktif dalam mempromosikan budaya Buddhis terutama melalui penerbitan jurnal, seperti "Majalah Kemanusiaan" (Humanity Magazine). - The Maurya Empire gained control of the islands during the 3rd century BCE and transformed it into a centre of Buddhist culture and religion.
Kekaisaran Maurya memegang kontrol atas kepulauan tersebut pada abad ke-3 SM, dan menjadikannya pusat budaya dan agama Hindu dan Buddha. - Long before the establishment of the Jinshan headquarters, the development of Dharma Drum originated in the Chung-Hwa Institute of Buddhist Culture (CHIBC) and Nung Chan.
Jauh sebelum pendirian markas besar Jinshan, perkembangan Fa Gu Shan bermula dari Institut Budaya Buddhis Chung-Hwa (CHIBC) dan Nung Chan. - To experience the stunning Himalayan mountains, prayer flag-strewn valleys, vibrant Buddhist culture and delightful people, check out our overnight tours to Bhutan.
Untuk mengalami pegunungan Himalaya yang memukau, lembah bertebaran bendera doa, budaya Buddhis yang semarak dan orang-orang yang menyenangkan, lihat tur semalam ke Bhutan. - A Butsudan, sometimes spelled Butudan (仏壇, literally "Buddhist altar"), is a shrine commonly found in temples and homes in Japanese Buddhist cultures.
Butsudan (佛壇 atau 仏壇, secara harfiah berarti "altar Buddha") adalah ruang suci kecil yang biasanya ditemukan pada kuil dan rumah penduduk dalam budaya Buddhisme di Jepang. - Bhutan is no ordinary place. It is the last great Himalayan kingdom, shrouded in mystery and magic, where a traditional Buddhist culture carefully embraces global developments.
Bhutan bukan tempat biasa. Ini adalah kerajaan Himalaya besar terakhir, diselimuti misteri dan sihir, di mana budaya Buddhis tradisional dengan hati-hati merangkul perkembangan global. - In March 1956, he embarked on a national programme of "Buddhist socialism", promoting socialist principles on the one hand while maintaining the kingdom's Buddhist culture on the other.
Pada Maret 1956, ia mengeluarkan program nasional "sosialisme Buddhis", yang mempromosikan prinsip-prinsip sosialis pada satu sisi sementara mengutamakan budaya Buddhis di kerajaan tersebut pada sisi yang lain. - It is mentioned in Buddhist culture, that arahat monk "Mihindu" appeared on top of a high rock which is today known as Mihintale, and preached Buddhist teachings to then king of Sri Lanka, Devanampiyathissa.
Disebutkan dalam budaya Buddha, bahwa biksu arahat "Mihindu" muncul di atas batu tinggi yang sekarang dikenal sebagai Mihintale, dan mengajarkan ajaran Buddha kepada raja Sri Lanka, Dewanampiyathissa. - The Buddhist Culture Museum on the third floor holds an array of revered artefacts of the Buddha, such as bone and tongue relics, and the Sacred Light Hall on the fourth floor contains the temple’s centrepiece.
Lantai ketiga Buddhist Culture Museum menyimpan rangkaian artefak sang Buddha yang dikeramatkan, seperti relik tulang dan lidah. Sementara itu, Sacred Light Hall di lantai empat menyimpan benda terpenting dari kuil ini. - The Records is an important document of Central Asia during the early seventh century, as it provides information of a Buddhist culture existing in Afghanistan during that time and the earliest textual evidence for Buddhist sculptures at Bamiyan.
Catatan-catatan tersebut merupakan sebuah dokumen penting mengenai Asia Tengah semasa awal abad ketujuh, karena ia memberikan informasi tentang sebuah kebudayaan Buddhis yang ada di Afghanistan selama waktu itu dan bukti tekstual paling awal bagi arca-arca Buddhis di Bamiyan.